Virus Corona saat ini telah menginfeksi lebih dari 100 negara di dunia dan mengakibatkan 6.400 orang meninggal dunia. WHO pun telah menyatakan virus Corona sebagai pandemi.

Artinya, virus Corona telah menyebar ke hampir seluruh dunia dan populasi dunia kemungkinan akan terkena infeksi dari virus ini. Jadi, sebagian dari populasi dunia akan jatuh sakit.

1.Apakah Coronavirus dan COVID-19 itu?

Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan pada manusia sejak kejadian luar biasa muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19).

2.Apa saja gejala COVID-19?

Gejala umum berupa demam ≥380C, batuk kering, dan sesak napas. Jika ada orang yang dalam 14 hari sebelum muncul gejala tersebut pernah melakukan perjalanan ke negara terjangkit, atau pernah merawat/kontak erat dengan penderita COVID-19, maka terhadap orang tersebut akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya.

3.Bagaimana manusia bisa terinfeksi COVID-19?

Seseorang dapat terinfeksi dari penderita COVID-19. Penyakit ini dapat menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut kemudian jatuh pada benda di sekitarnya. Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut (segitiga wajah), maka orang itu dapat terinfeksi COVID19. Atau bisa juga seseorang terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita. Inilah sebabnya mengapa kita penting untuk menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang sakit. Sampai saat ini, para ahli masih terus melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber virus, jenis paparan, dan cara penularannya. Tetap pantau sumber informasi yang akurat dan resmi mengenai perkembangan penyakit ini.

4.Seberapa bahayanya COVID-19 ini?

Seperti penyakit pernapasan lainnya, COVID-19 dapat menyebabkan gejala ringan termasuk pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam. Sekitar 80% kasus dapat pulih tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari setiap 6 orang mungkin akan menderita sakit yang parah, seperti disertai pneumonia atau kesulitan bernafas, yang biasanya muncul secara bertahap. Walaupun angka kematian penyakit ini masih rendah (sekitar 3%), namun bagi orang yang berusia lanjut, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung), mereka biasanya lebih rentan untuk menjadi sakit parah. Melihat perkembangan hingga saat ini, lebih dari 50% kasus konfirmasi telah dinyatakan membaik, dan angka kesembuhan akan terus meningkat.

5.Apakah antibiotik efektif dalam mencegah dan mengobati COVID-19?

Tidak, antibiotik hanya bekerja untuk melawan bakteri, bukan virus. Oleh karena COVID-19 disebabkan oleh virus, maka antibiotik tidak bisa digunakan sebagai sarana pencegahan atau pengobatan. Namun, jika Anda dirawat di rumah sakit dan didiagnosis COVID-19, Anda mungkin akan diberikan antibiotik, karena seringkali terjadi infeksi sekunder yang disebabkan bakteri.

6.Bagaimana cara mencegah penularan virus corona?

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tertularnya virus ini adalah:

  • Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem imunitas / kekebalan tubuh meningkat. Mencuci tangan secara teratur menggunakan air dan sabun atau handrub berbasis alkohol. Mencuci tangan sampai bersih selain dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan kita, tindakan ini juga me rupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah. Sekitar 98% penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Karena itu, menjaga kebersihan tangan adalah hal yang sangat penting.
  • Ketika batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut Anda dengan tisu atau lengan atas bagian dalam (bukan dengan telapak tangan).
  • Hindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat umum.
  • Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut (segitiga wajah). Tangan menyentuh banyak hal yang dapat terkontaminasi virus. Jika kita menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi, maka virus dapat dengan mudah masuk ke tubuh kita.
  • Gunakan masker penutup mulut dan hidung ketika Anda sakit atau saat berada di tempat umum.
  • Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dengan benar, lalu cucilah tangan Anda.
  • Menunda perjalanan ke daerah/ negara dimana virus ini ditemukan.
  • Hindari bepergian ke luar rumah saat Anda merasa kurang sehat, terutama jika Anda merasa demam, batuk, dan sulit bernapas. Segera hubungi petugas kesehatan terdekat, dan mintalah bantuan mereka. Sampaikan pada petugas jika dalam 14 hari sebelumnya Anda pernah melakukan perjalanan terutama ke negara terjangkit, atau pernah kontak erat dengan orang yang memiliki gejala yang sama. Ikuti arahan dari petugas kesehatan setempat.

Selalu pantau perkembangan penyakit COVID-19 dari sumber resmi dan akurat. Ikuti arahan dan informasi dari petugas kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat. Informasi dari sumber yang tepat dapat membantu Anda melindungi diri Anda dari penularan dan penyebaran virus ini.

Seberapa Baik Bitdefender dalam Melindungi PC Anda?

Keamanan yang ditawarkan oleh sebuah program antivirus adalah aspek yang paling penting. Bitdefender menawarkan beragam jenis keamanan bagi pengguna. Contohnya, perangkat lunaknya menggunakan deteksi ancaman malware aktif. Pengguna juga bisa melakukan pemindaian singkat atau ekstensif. Pemindaian ini bahkan bisa direncanakan terlebih dahulu dan dijadwalkan untuk waktu yang spesifik. Selain itu, Bitdefender menawarakn banyak fitur-fitur keamanan yang sudah dicakup dalam daftar di atas.

Namun, hal terpenting tentang pemindai virus, tentunya, adalah bahwa programnya mendeteksi dan memblokir virus dan malware lain. Dalam bagian-bagian di bawah ini, kami akan melihat seberapa baik Bitdefender dalam melakukan tugas ini.

Deteksi virus dan malware

Menurut tes yang dilakukan oleh AV-Comparatives (AVC), sebuah agensi terkenal di dunia yang melakukan tes berskala besar terhadap solusi keamanan dengan sampel-sampel malware, Bitdefender telah berhasil bekerja secara konsisten sebagai salah satu pilihan terbaik dalam aspek perlindungan malware. Namun, Bitdefender sayangnya sedikit jatuh di antara peringkat tahun 2020. Jika Anda melihat pemain top 17 dalam dunia antivirus, menurut tes AVC, Bitdefender bekerja pas di bawah rata-rata tahun ini. Di bawah ini merupakan hasil tes Bitdefender untuk tahun 2020:

  • Sistem terancam malware: 0,70%
  • Bergantung pada pengguna: 0%
  • Diblokir: 93,30%
  • False Positives: 2

Meskipun Bitdefender bekerja sedikit kurang bagus pada tahun 2020 dibanding tahun-tahun sebelumnya, hasil tesnya tetap menunjukkan bahwa Bitdefender menyediakan tingkat keamanan yang tinggi. Persentase 0,70% untuk “sistem terancam” artinya tes AVC menunjukkan bahwa malware dapat merusak sistem hanya pada 0,7 dari 100 kasus.

Dalam aspek ketergantungan pengguna, Bitdefender mendapat nilai 0%. Ini artinya Bitdefender tidak memberikan pilihan bagi pengguna (yaitu penguji) untuk membuka malware yang sudah terdeteksi di sistem mereka. Dalam bahasa lain, malware yang diblokir sudah dianggap benar-benar tidak berbahaya oleh Bitdefender. Jumlah malware yang diblokir selama tes tahun ini – meskipun sedikit lebih rendah dibanding tahun sebelumnya (99,70%) – cukup tinggi pada angkat 99,30%. Namun, benar adanya bahwa dibanding dengan produk-produk top, Bitdefender bekerja tepat di bawah rata-rata 99,52%.

Dalam aspek false positives, Bitdefender bekerja dengan sangat baik: sekitar empat kali lebih baik dibanding rata-rata tahun ini. Kami perlu mencatat bahwa rata-rata ini lebih berkaitan dengan kemudahan penggunaan dibanding keamanan, tapi angka ini juga menunjukkan akurasi dari sistem pemindaian Bitdefender.

Nilai Keamanan Bitdefender di Tahun-tahun Sebelumnya

Hasil tes AVC bisa sangat beragam dari tahun ke tahun. Maka penting untuk diingat bahwa, untuk tujuh tahun terakhir, Bitdefender secara konsisten berada di peringkat atas dalam aspek mendeteksi malware dan membuatnya tidak berbahaya. Dalam bahasa lain, fakta bahwa Bitdefender sekarang terkesan kinerjanya sedikit di bawah rata-rata bukanlah alasan untuk mempertimbangkan program antivirus ini. Meskipun begitu, pengembangan ini mungkin menarik untuk ahli-ahli keamanan yang sebenarnya.

Pilihan Keamanan Tambahan dari Bitdefender

Mendeteksi dan membuat malware menjadi tidak berbahaya dengan cara pemindaian berkala dan langsung adalah fungsi yang paling penting dari pemindai virus. Namun, ini bukan satu-satunya cara pemindai virus membuat perangkat Anda lebih aman. Tepatnya karena pemindai virus terbaik saat ini sangat mirip satu sama lain dalam aspek nilai keamanan, sehingga mereka menggunakan pilihan keamanan tambahan yang mereka tawarkan sebagai cara untuk membedakan mereka dari pesaing yang lain. Dapat dikatakan bahwa Bitdefender pastinya telah memanfaatkan kesempatan ini. Bitdefender Total Security menawarkan ragam pilihan keamanan tambahan yang banyak. Contohnya, perangkat lunaknya menawarkan firewall dengan jumlah pilihan konfigurasi yang banyak. Selain itu juga menawarkan “pemindaian kerentanan”, yang memberi tahu Anda jika ada kerentanan jaringan, aplikasi atau keamanan di sistem Anda.

Untuk memastikan privasi dan keamanan online Anda, penting untuk membeli pemindari virus yang bagus, hal yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda. Tapi faktor-faktor apa saja yang perlu diperhatikan saat membeli sebuah program antivirus? Ada sejumlah hal yang mungkin ingin Anda pikirkan. Kami telah membuat daftar beberapa faktor terpenting bagi Anda di bawah ini.

Fitur dan Harga

Lihat beragam fitur yang ditawarkan pemindai virus and periksa jika mereka memenuhi persyaratan and preferensi Anda. Tentu, harga juga menjadi faktor penentu. Seperti banyak program perangkat lunak lain, pemindai virus juga memiliki versi berbayar dan gratisnya.

Layaknya VPN, banyak pemindari virus gratis yang patut dipertimbangkan. Bukan berarti versi gratis memiliki pilihan dan fitur yang sama seperti versi berbayar. Di sebagian besar kasus, pilihan Anda sebenarnya terbatas. Akan tetapi, kami selalu memasukkan versi-versi gratis ke dalam siklus ulasan kami.

Keamanan

Bagaimana dengan jumlah perlindungan yang disediakan oleh sebuah program antivirus guna melawan serangan virus dan malware? Dan bagaimana dengan jumlah file tidak berbahaya yang secara salah dilabel berbahaya?

Untuk menilai beragam pemindai virus, kami telah menguji dan membandingkan hasil kami dengan informasi dari hasil uji komparatif AV. Uji ini kualitasnya paling tinggi dan menawarkan informasi tambahan tentang perbandingan antara satu program antivirus dengan yang lain.

Privasi

Sama pentingnya untuk melihat cara penyedia tersebut menangani data Anda. Ini alasan kami menghabiskan waktu sebanyak mungkin untuk riset tentang kebocoran privasi atau isu lainnya yang mungkin telah terjadi dengan masing-masing penyedia. Pertimbangkan, contohnya, praktek-praktek seperti penjualan ulang data pengguna.

Ramah Konsumen

Tingkat ramah konsumen dari suatu pemindai virus juga penting, khususnya untuk pengguna pemula. Pengunduhan dan pemasangan perangkat lunak seharusnya cepat dan mudah. Setelah dipasang, pemindai virus harusnya melakukan tugasnya secara mandiri. Dan jika Anda ingin mengubah beberapa hal, harusnya tidak terlalu sulit untuk menemukan cara melakukannya.

Ada baiknya juga jika pertanyaan Anda direspon dengan cepat. Maka, kualitas layanan pelanggan yang ditawarkan penyedia juga penting. Hal ini dipertimbangkan dalam penilaian performa kami.

Kecepatan dan Muatan Sistem

Terakhir, perhatikan kecepatan pemindaian. Anda tidak ingin menunggu berjam-jam untuk pemindaian Anda supaya bekerja. Selain itu, muatan sistem pemindaian virus tidak seharusnya memperlambat PC Anda sampai pada titik di mana perangkat Anda hampir tidak bisa lagi digunakan. Sebaliknya, Anda seharusnya tidak menyadari bahwa pemindai virus Anda sedang bekerja. Jadi, penting untuk mengetahui jika sebuah program antivirus akan memperlambat komputer Anda. Untuk mengujinya, kami telah membuka beberapa program saat pemindai virus bekerja, dan melihat persentase dari memori kerja, hard drive dan kapasitas prosesor yang digunakan program antivirus saat bekerja.

Jika ingin komputer, HP, atau perangkat lain milik Anda yang terhubung ke internet tetap aman, Anda akan perlu perangkat lunak antivirus yang bagus. Perangkat lunak antivirus menemukan, menghentikan dan menghapus beragam jenis malware sehingga mereka tidak dapat mengakses sistem Anda. Alhasil, semakin kecil kemungkinan Anda menjadi korban dari spyware, keyloggers atau trojans.

Semua yang Perlu Anda Tahu tentang Perangkat Lunak Antivirus

Dunia online penuh dengan kesempatan dan juga bahaya. Penjahat cyber yang berusaha mencuri data Anda, virus yang tanpa disadari dimuat ke perangkat Anda…, dan banyak hal lain. Malware memiliki banyak bentuk dan ukuran. Ada trojans, computer worms dan keyloggers, contohnya. Atau, bahkan yang lebih populer, spyware dan virus komputer.

Percaya bahwa bukan berarti Anda tidak berdaya. Pemindai virus, juga yang disebut perangkat lunak antivirus atau program antivirus, membantu Anda dalam menemukan dan menghapus malware dari komputer Anda. Dan jika Anda juga memiliki firewall yang bagus, virus dan bahaya lain lebih kecil kemungkinannya untuk masuk ke komputer Anda via internet.

Ingin tahu lebih banyak tentang perangkat lunak antivirus, cara kerjanya, dan mengapa hal tersebut penting? Maka baca artikel-artikel informatif kami di bawah ini.

Perangkat Lunak Antivirus Di Semua Perangkat Anda

Sebagian besar laptop dan desktop memiliki firewall sendiri. Relatif mudah juga untuk mengunduh program antivirus ke perangkat-perangkat ini. Tapi tidak berhenti di situ saja: seberapa sering Anda di internet menggunakan smartphone Anda? Virus juga dapat masuk sistem Android atau iOS Anda. Maka, sangat penting untuk melindungi pula HP dan perangkat lain milik Anda. Tapi bagaimana cara mengetahui perangkat lunak antivirus mana yang terbaik untuk Anda?

Ulasan Perangkat Lunak Antivirus

Ada beberapa pemindai virus yang dapat membantu supaya perangkat Anda tetap aman. Seperti layaknya VPN, penting untuk menentukan pilihan yang tepat. Pada dasarnya, Anda tidak ingin memiliki pemindai virus yang menyusahkan ketimbang bermanfaat. Pemindai virus yang bagus bekerja secara efisien dan efektif tanpa mengganggu Anda. Bahkan seharusnya Anda tidak sadar sudah memiliki pemindai virus. Sayangnya, beberapa perangkat lunak antivirus dapat sangat memperlambat komputer Anda, tentunya hal ini tidak ideal. Ada pun pemindai virus (gratis) di luar sana yang tidak menghargai privasi Anda atau mereka sebenarnya sejenis malware. Tentunya, Anda ingin menghindari jenis program seperti ini. Tetap saja, program antivirus yang bagus sangat penting. Untuk memastikan bahwa program yang dipasang di perangkat Anda tepat, kami telah menguji sejumlah program antivirus populer. Kami telah melihat secara dalam program gratis yang populer, seperti Avast Free dan AVG Antivirus, begitu pula dengan perangkat lunak berbayar, seperti Bitdefender dan Kaspersky. Dengan begitu kami dapat memberi tahu Anda dengan yakin jika sebuah program tertentu merupakan pilihan yang bagus atau tidak. Klik di bawah untuk melihat gambaran luasnya!

Bitdefender adalah salah satu program antivirus yang paling banyak digunakan di dunia. Sejak tahun 2007, perangkat lunak antivirus Bitdefender diproduksi dan dikembangkan oleh perusahaan asal Romania dengan nama yang sama. Namun, perangkat lunaknya sudah ada dengan nama yang berbeda (yaitu Antivirus Expert) sejak tahun 1996. Bitdefender mengklaim bahwa layanannya memiliki sekitar 500 juta pengguna di seluruh dunia, sehingga program ini menjadi salah satu pesaing utama dalam dunia perangkat lunak antivirus dan sebanding dengan Avast atau Kaspersky, dan jelas lebih besar dibandingkan dengan AVG atau Avira.

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan semua hal yang ingin Anda ketahui tentang Bitdefender. Kami akan membahas pilihan-pilihan keamanan yang ditawarkan oleh program antivirus ini, kecepatan pemindaian yang dilakukan perangkat lunaknya, muatan yang dibutuhkan perangkat lunak dari sistem Anda, banyak fitur-fitur tambahan yang ditawarkan perangkat lunak, dan masih banyak hal lainnya. Jika Anda ingin mengetahui hal-hal spesifik tentang program antivirus ini, silahkan lihat tabel konten di bagian kanan untuk mencari bagian teks yang tepat dengan cepat.

Kecuali saat dinyatakan secara spesifik, informasi dalam ulasan ini adalah tentang versi berbayar dari Bitdefender (yaitu Total Security). Alasannya adalah ini merupakan versi paling komprehensif dari Bitdefender dan menawarkan pilihan keamanan yang paling banyak. Namun, kami paham bahwa banyak orang yang menggunakan program antivirus gratis. Ini alasan mengapa kami juga telah menguji versi Bitdefender yang gratis, dan Anda akan membaca lebih lanjut tentang ini di dalam ulasan.

Fitur-fitur dari Bitdefender Total Security

Kami telah melakukan pengujian sendiri terhadap versi paling lengkap Bitdefender, yaitu Bitdefender Total Security. Di bawah ini, kami akan menjelaskan pilihan-pilihan dari paket antivirus ini secara lebih merinci

Bitdefender menawarkan ragam pilihan keamanan dan bahkan privasi yang banyak. Pilihan Bitdefender secara strategis dibagi menjadi dua “kategori utama” dan ditampilkan dalam dua jendela terpisah, satu untuk keamanan dan satunya lagi untuk privasi.

Pilihan keamanan

Pilihan paling penting dan standar dapat ditemukan di bawah tab “Antivirus”. Di sini Anda akan melihat, di antara hal lainnya, pilihan untuk melakukan dan menjadwalkan pemindaian, untuk menyalakan atau mematikan deteksi antivirus aktif Bitdefender – tetap nyalakan! –, dan Anda juga punya kemampuan untuk mengaturnya.

Selain itu, seperti layaknya pemindai virus modern mana pun yang layak, Bitdefender juga menawarkan firewall yang solid. Ada beberapa pilihan yang dapat Anda gunakan di sini. Namun, untuk mengoptimalkan penggunaan pilihan-pilihan ini, Anda akan membutuhkan cukup banyak pengetahuan teknis. Ini alasan mengapa kami menyarankan para pengguna pemula untuk menggunakan pengaturan otomatis firewall yang sudah diatur. Pengaturan otomatisnya sudah menawarkan perlindungan yang luar biasa.

Bitdefender juga menawarkan pilihan-pilihan tambahan untuk mendeteksi kerentanan dalam sistem dan jaringan Anda, pilihan untuk melawan spam, mengembalikan file yang sudah “diambil alih” oleh ransomware, mendeteksi ancaman lebih lanjut, dan banyak hal lain.

Pilihan privasi

Pilihan-pilihannya tidak berhenti di situ saja. Bitdefender juga menawarkan pilihan privasi yang spesial. Hal ini termasuk pengelola kata sandi yang terintegrasi, koneksi VPN, dan sebuah anti pelacak, yang memastikan bahwa cookies, di antara banyak hal lain, tidak dapat melacak Anda. Lebih dari itu, Bitdefender menawarkan parental control dan penyimpanan digital yang aman untuk file-file sensitif.

Terakhir, Bitdefender menawarkan beberapa “alat” yang tidak selamanya diperlukan tapi terbukti berguna saat ingin meningkatkan performa sistem Anda, contohnya. Kesimpulannya, Bitdefender menawarkan banyak pilihan penting dan berguna untuk pengguna antivirus serius mana pun. Interface Bitdefender yang indah dan bersih mempermudah penggunaan pilihan yang relevan dengan Anda dan mengabaikan pilihan yang tidak relevan. Pada akhirnya, semuanya tergantung pilihan Anda. Bandingkan dengan pintu depan Anda. Beberapa mungkin menganggap mengunci pintu sudah cukup, sedangkan orang lain ingin untuk menggunakan rantai pengaman dan penutup protektif. Semuanya mungkin dilakukan dengan Bitdefender.

From the early 1970s to 1986, the Brain virus was recognized as the first to attack the MS-DOS foundation, so viruses kept popping up.

avg antivirus

In March 1988, the first antivirus software came out. to detect and track brain viruses and keep diskettes virus free. However, a virus called Cascade was discovered shortly after in Germany, the first to be encrypted. That is, a virus consists of code that cannot be changed or deleted. Until 1990, a large number of antivirus software appeared. In 1993, the emergence of a virus called “SatanBug” was frightening, especially in Washington, DC. As a result, industry helped the FBI find and write, and the writers were still kids. After the Windows 95 operating system came out in 1995, antivirus companies didn’t worry that they were no longer needed. The reason is, the virus that attacks the DOS-based boot sector operating system at that time did not seem to have any effect on Windows 95. But in the same year, a macro virus appeared that worked in the Microsoft Word environment, and was no longer DOS-based. The following year, macro viruses appeared under various names: Concept, Boza, Laroux. And in 1999, a macro called Melissa was developed that used Microsoft Word to infect computers and other computers via the Microsoft Outlook and Outlook Express email programs.

Antivirus software is software used to protect, detect, and remove viruses from computer systems. Antivirus software is also known as virus protection software. This application can find out whether a computer system has been infected with a virus. Usually, the software runs in the background and performs a scan on all files that are accessed (when they are opened, modified, or saved). Antivirus software – The latest antivirus software detects more than viruses. Antivirus programs are now also capable of detecting spyware, rootkits, and other malware. Not only that, antivirus software now comes with a firewall to protect computers from hackers and antispam to prevent spam and/or viruses from entering the user’s inbox.

Antivirus is divided into two types according to its users, namely home users and network/company users. For home users, the antivirus software runs as usual. For network versions, antivirus software can scan client computers and network drives. Also, the process of updating client computers on the network does not have to come directly from the Internet. Client computers can perform updates directly from the network server.

Antivirus is based on how to get it etc;
(1). Free antivirus software: Antivirus software you get for free
(2). Trial Antivirus: Free but time limited antivirus.
(3). Antivirus Donation: Antivirus obtained through donations
(4). Paid Antivirus: Antivirus is obtained through purchase. In general, antivirus works as follows: Use a database of virus signatures to detect. The way this antivirus works is a method widely used by traditional antivirus software, using a small portion of the virus code that has been analyzed by the antivirus vendor for signs of virus presence and grouping them by type, size, size, etc. Damage and other categories. other.

This method is fast and reliable enough to detect viruses that have been analyzed by antivirus vendors, but new viruses cannot be detected until a new virus signature database is installed on the system. Virus databases can be obtained from anti-virus manufacturers, and are generally available free of charge by downloading or subscribing

Dengan bantuan program antivirus, kamu dapat menghindari masuknya virus dengan melakukan scan perangkat sebelum menggunakan media penyimpanan dan juga melakukan update software antivirus agar komputer selalu aman dari virus. Kamu bisa menghindari virus dengan cara memperbaharui software, menggunakan kata sandi yang kuat, menghindari email asing dan tidak mengklik tautan mencurigakan. Berikut adalah beberapa rekomendasi antivirus terbaik 2022 :

  • Sophos Home Free

Sophos Home Free adalah antivirus gratis terbaik yang tersedia untuk Windows dan MacOS. Dengan perlindungan virus untuk 3 PC Windows ditambah uji coba 330 hari untuk alat penghapus malware perusahaan. Mereka juga menawarkan versi berbayar seharga $42 pertahun untuk 10 PC. Pada versi gratis, mereka menawarkan fitur identifikasi dan blokir malware yang belum pernah dilihat sebelumnya – termasuk kemampuan pembelajaran mendalam. Fitur gratisnya menawarkan perlindungan dari virus komputer, malware, Trojan, worm, bot, aplikasi yang mungkin tidak diinginkan (PUA), ransomware, dan banyak lagi.

Kamu juga dapat mengontrol konten yang dilihat anak-anak secara online. Cara kerja mereka adalah dengan memanfaatkan database daftar hitam SophosLabs yang luas untuk memblokir situs web yang berbahaya. Sehingga dapat mengamankan beberapa PC dan Mac di lokasi manapun dari antarmuka web sederhana.

  • Avira Free Security

Avira adalah perusahaan Jerman yang menawarkan antivirus gratis terbaik. Tersedia juga versi berbayar yang disebut Avira Prime. Versi gratisnya menggunakan mesin pendeteksi malware identik yang telah menerima nilai tertinggi dari AV-test.org dan AV Comparatives. Dalam laporan terbaru dari SE Labs Inggris yang kurang berjalan baik, pencapaian peringkat perlindungan keseluruhan dari Avira sedikit lebih buruk dibandingkan Windows Defender.

Selama menggunakan Avira, kamu tidak perlu menyerahkan informasi pribadi apapun, bahkan alamat email. Avira dengan jelas menyatakan di situs webnya bahwa mereka tidak menjual data dan tidak akan pernah menjual data. Avira tersedia untuk Windows dan MacOS, serta versi Android dan iOS sehingga kamu dapat melindungi semua perangkat elektronik kamu secara gratis.

  • Microsoft Windows Defender Security Center

Microsoft menyediakan antivirus gratis terbaik yang sudah ditanam pada Windows 10, namun kamu bisa membeli versi berbayarnya yaitu Windows Defender Advanced Threat Protection. Dalam laporan SE Labs terbaru, Windows Defender menempati urutan kelima secara keseluruhan, mengalahkan delapan program antivirus berbayar. AV-Test juga menemukan bahwa Windows Defender dapat mendeteksi dan melindungi hampir semua serangan yang sama efektifnya dengan Kaspersky dan antivirus gratis terbaik lainnya.

Software ini adalah salah satu antivirus gratis terbaik yang dipercaya banyak orang, sehingga Microsoft Defender telah memperluas layanannya ke platform lain. Microsoft sering melakukan pembaruan software dan Defender akan secara otomatis menyesuaikan tingkat perlindungan yang setara. Program ini ditanam dalam Windows sehingga sudah otomatis aktif secara default untuk melakukan tugasnya dan menjaga dasar-dasar keamanan internet.

Kamu juga bisa melakukan pemblokiran aplikasi yang tidak diinginkan dan melindungi folder dan file dari serangan ransomware. Jika kamu meng-install antivirus pihak ketiga, Windows 10 akan secara otomatis menonaktifkan Windows Defender dan software ini akan aktif kembali saat kamu menghapus software antivirus pihak ketiga tersebut.

  • Adaware Antivirus Free

Adaware Antivirus Free adalah salah satu proteksi antivirus yang sudah memenangkan penghargaan. Pada paket gratis, mereka menawarkan proteksi dari virus, ransomware, spyware, dan bentuk malware lainnya. Ada juga proteksi melakukan scan untuk semua unduhan yang kamu lakukan di komputermu. Proteksi antivirus gratis terbaik ini menawarkan blokir proses berbahaya untuk file yang terinfeksi secara real-time.

Jika kamu membutuhkan bantuan teknis dan pelanggan selama 24/7, sistem aktif blokir situs web berbahaya dan ancaman online, terlindungi dari pencurian informasi dan data pribadi, perlindungan dari peretas dan gangguan jaringan, perlindungan email dan filter anti-spam, blokir instruksi berbahaya dengan monitor jaringan, serta perlindungan konten untuk anak-anak kamu bisa membeli paket pro.

Kamu juga bisa membeli paket total untuk tambahan fitur seperti meningkatkan dan memperbaiki masalah komputer, melindungi privasi dengan menghapus pelacak dan log aktivitas tersembunyi, memperbaiki masalah Windows secara otomatis, meningkatkan memori dan mengoptimalkan ruang disk, serta menghapus file sampah yang tidak perlu, menghapus duplikat dan mengosongkan ruang disk. Sayangnya, Adaware Antivirus hanya tersedia untuk pengguna Windows.

Have you ever felt that your computer is slow, the data on the computer can’t be opened or even lost, or the computer restarts by itself? Be careful because maybe your computer has a virus. Here are the best free antivirus recommendations for you. With the help of an antivirus program, you can avoid the entry of viruses by scanning your device before using storage media and also updating your antivirus software so that your computer is always safe from viruses. You can avoid viruses by updating software, using strong passwords, avoiding foreign emails and not clicking on suspicious links. Here are some of the best antivirus 2022:

  • Kaspersky Security Cloud Free

Kaspersky has always been a big name in the computer antivirus industry. In a recent independent SE Labs report, Kaspersky topped the rankings for protection (on Windows computers). To use this best free antivirus software, you can install the free version or the paid version of this Kaspersky Security Cloud software.

On the free plan you get core antivirus protection including protection for files, email, and web-based threats, automatic updates, quarantine, and more. To access parental control features or online payment protection, password management or VPN you must access the paid version. Not only for computers, Kaspersky also provides an Android version that includes antivirus protection for mobile phones, which has received high marks in the latest tests of AV-Test’s trusted independent testing lab.

  • Avast One Essential

In addition to basic protection, Avast Free Antivirus offers defense against unknown threats using Behavior Shield. This feature can stop previously well-behaved software from suddenly performing dodgy operations that could compromise your identity and data. There’s also a handy password manager, so you can get to sites in your browser faster. The free version can also scan Wifi networks and warn you if there is an intruder on your device. There is also ransomware protection available for paying customers.

Avast Free Antivirus is the best free antivirus software to stop malware. This best free antivirus software is available for Windows, MacOS, Android, and iOS. Their software gets the highest marks from AV-Test, while SE Labs ranks third for the total protection they provide.

  • AVG Antivirus Free

AVG is a company owned by Avast, so these two best free antivirus products use the same engine and have the same level of protection. AVG’s free plan offers include antivirus, ransomware, spyware and other forms of malware protection. AVG Antivirus Free offers six different scan types, including device scan, USB/DVD, single file or folder scan, and boot time scan. These best free antivirus programs run before Windows is fully turned on, so they can spy on and protect your device before malware has a chance to damage your computer.

Apart from that, AVG will also warn you of any unsafe web links and block unsafe email attachments. If you want more protection, you can update the paid version of this AVG Antivirus software. AVG is available for Windows, MacOS, Android, and iOS.

  • Bitdefender Antivirus Free Edition

This best antivirus software is available for free for Windows 10, MacOS, Android, and iOS for one PC. You can also purchase the paid version of Bitdefender Total Security 2020 for $40 per year for five PCs (promo price for the first year, then $90). This best free antivirus from Bitdefender offers real-time monitoring features for virus, malware, spyware, and ransomware protection. Bitdefender Antivirus Free Edition is very easy to use and has good AI based protection. The size of this software is also light, so it will not slow down your computer in daily PC use. Bitdefender consistently gets top marks for its antivirus protection and usability from AV-Test. In a recent report, Bitdefender scored 100% for protection and only lost half the score due to the slow time it takes the software to launch while running the software.

Antivirus and anti-malware apps permanent be one type most popular app on Android. This used in many smartphone, where the user sometimes feel afraid with threat or incoming danger to in smartphone them .

Actually , an antivirus application or anti-malware no so must or required for installed . However , no there is wrong for know some of them and do action prevention To use avoid things that are not desired . Here we will summarize

1. Avast Antivirus

With more from 100 million downloads and popularity on various platforms, Avast is one of the best antiviruses out there necessary considered . In its Android version , Avast is equipped with with many feature as virus scan , applock , call blocker , support anti-theft and even firewall for rooted device .

This work with good and can find viruses with should . Beside _ that , Avast also has feature booster for enhancement performance device , however no recommended for used .

2. Avira

Apart from Avast, Avira also has a name big in the antivirus ‘world’. This grow with very fast in a year last . Avira is equipped with many features base as protection real- time scan SD card and still many again .

For more features _ from basic , Avira also has endorsement anti-theft , scan privacy and blacklists . This far more light from most antivirus application on this list . Besides that , Avira also has a special tool named Advisor Stagefright who was very recommended for used .

3. Bitdefender Free Antivirus

Since first launched , Bitdefender is not too got significant changes . _ Bitdefender still hold on to his identity as a free antivirus with feature scan basic , simple UI , performance fast and non- configurable .

This is suitable antivirus app used for those who want all something done with fast . This of course no be equipped with many feature interesting , however feature main ie ‘ virus scan ‘ works with very good . This simple and recommended .

4. ESET Mobile Security And Antivirus

Another name for the world of antivirus and anti – walare which is very famous is ESET. This come with complete features _ including scan device , support anti-theft , security audit , scheduling scanning and so on.

Setup process beginning possible a little complicated , however after this easy for used . ESET is also one of the from few antivirus needed e- mail address. This no as heavy as Avast or AVG, however more heavy instead of Bitdefender. by overall , this work with good and recommended .

5. Kaspersky Mobile Antivirus

Kaspersky integrity as one of the best antivirus continue to Android. In version mobile here , Kaspersky is here with variety feature as blocking call & SMS, scan device , virus updates and anti-theft . Besides that , this also has protection real-time , applock and still many again .

Just like ESET, this no too heavy instead of big antivirus else , however work with very good and thorough . Plus, this is also really focus to goal as ‘antivirus’ and not equipped with features extras that don’t important .

6. Malwarebytes Security

No only available and popular on PC only , Malwarebytes also gets many attention in its Android version . This work with perfect and equip herself with many feature as update virus database scan for ransomware , tracking permission and many again .

Malwarebytes even can scan message from WhatsApp, Facebook, SMS and others to possible virus or malware dangerous that might ‘ sneak ‘ through it . This is great app and not too heavy compared his friends .

7. McAfee Mobile Security And Antivirus

the last one is McAfee which is also quite known as one of the best antivirus. This to be one of the heaviest anyway, however be equipped with feature complete as scan device, anti-theft, anti-spyware and lock security .

What’s interesting , McAfee can take photo from thief cell phone and save location final to cloud before smartphone turned off . Beside that , this still own many Thing other interesting offers . Antivirus section of application this working with very ok , meanwhile a number of feature the addition is not too bad .

That’s earlier a number of best antivirus and antimalware app for Android in 2019. As notes additional , recommended for no use more from one antivirus app on one device

Antivirus Laptop Terbaik 2022 – siapa bilang laptop selalu aman ketika digunakan? Kamu perlu tahu kalau laptop sangat rawan terkena gangguan virus apalagi kalau nggak terpasang antivirus laptop terbaik di dalamnya. Saat ini sudah banyak antivirus yang bisa kamu pasang ke laptop untuk memberikan perlindungan yang maksimal nantinya.

Apa yang Akan Terjadi Jika Laptop Ada Virusnya?

Apakah laptop yang terkena virus menjadi suatu hal yang berbahaya? Kira-kira apa yang berubah ketika laptop sudah terjangkit virus? Biar lebih mudah kamu perlu tahu beberapa ciri yang bisa diperhatikan ketika laptop sudah terjangkit virus sehingga kamu bisa memperbaikinya. Laptop menjadi super lemot dan tiba-tiba suka mati atau restart tanpa diminta. waspadai dengan adanya RAM yang selalu penuh padahal nggak terjadi penambahan file atau aplikasi di dalam laptop. Biasanya penuhnya RAM ini disebabkan karena adanya virus di dalamnya.

Hal ini merupakan respon alami dari laptop ketika merasa terlalu berat dan panas sehingga laptop akan mengembalikan kesegarannya dengan memulai ulang programnya. waspadai dengan adanya RAM yang selalu penuh padahal nggak terjadi penambahan file atau aplikasi di dalam laptop. Biasanya penuhnya RAM ini disebabkan karena adanya virus di dalamnya. selain RAM kamu coba perhatikan bagian prosesornya yang selalu penuh padahal nggak sedang membuka aplikasi atau file apapun. Sehingga laptop bakalan terasa lebih berat dan nggak maksimal performanya. Keempat, perhatikan bagian hardisk biasanya ketika terkena virus memorinya bakalan mudah banget penuh padahal kapasitas yang dimilikinya cukup banyak. ada banyak keanehan pada dokumen yang kamu miliki. Biasanya virus ini bakalan mengunci dokumen, dokumen yang nggak bisa dibuka atau ada beberapa bagian yang hilang di dalam dokumennya. Tentunya hal ini cukup berbahaya yang merugikan apalagi yang diserang memang tugas atau dokumen penting untuk sekolah dan kerjaanmu.

Rekomendasi Aplikasi Antivirus untuk Laptop Terbaik 2022

Tentunya kamu nggak ingin laptop kesayanganmu terkena virus? Untuk menanggulanginya kamu bisa menggunakan beberapa rekomendasi antivirus laptop di bawah ini :

  • ESET Internet Security Software Antivirus

Rekomendasi antivirus pertama yang bisa dicoba adalah ESET Internet Security Software Antivirus. Antivirus ini memiliki ukuran cukup ringan jadi ketika dipasangkan ke laptop nggak bakalan menambah kelemotan pada laptop. Pemasangannya juga cukup praktis bisa untuk semua jenis laptop yang membutuhkan.

Kamu bakalan mendapatkan notifikasi langsung ketika terdeteksi adanya virus yang masuk ke dalam laptop dan komputermu. Sehingga proses pembersihan dokumen dari virus bisa segera dilakukan dan hasilnya pasti bersih. Untuk mencoba produk ini kamu bisa mendapatkannya dengan harga sekitar Rp100 ribuan.

  • Avast Business Antivirus

Rekomendasi antivirus kedua yang bisa dibeli adalah Avast Business Antivirus. Avast merupakan antivirus yang bentuknya lebih ringan dan proses instalasi di dalamnya juga mudah. Kinerjanya cukup cepat dalam menyaring virus biar nggak masuk ke laptop maupun membersihkan yang sudah terlanjur masuk.

  • Kaspersky Internet Security Antivirus

Rekomendasi antivirus ketiga yang cukup praktis untuk digunakan adalah Kaspersky Internet Security Antivirus. Produk ini memang memberikan perlindungan cukup baik untuk laptop yang digunakan. Kamu bisa langsung memasang produknya tanpa perlu menggunakan VPN karena berlisensi dan terjamin keamanannya. Produk ini mampu menyaring virus dan membersihkannya dengan maksimal. Kamu bisa mengatur sendiri jadwal pembersihan virus yang dibutuhkan untuk perlindungan laptopnya. Antivirus ini sudah banyak digunakan untuk melindungi dokumen yang diunduh dari internet sehingga nggak bakalan membawa virus baru ke dalam perangkatnya.