bitdefendercentralhub

A common problem that often occurs on a computer or laptop is being attacked by a virus. As a result of a virus attack, it can slow down laptop performance, unread or lose important files, and even hack accounts. However, with the development of the times, the technology to block viruses is also getting more sophisticated. That’s why it’s now rare for a shocking virus attack to occur.

virus computer

Types of Computer Viruses

  1. Virus Worm

Viruses that infect computers use email and are connected to the internet. This virus can reproduce itself, creating useless random files on the computer so that the storage memory fills up quickly and the computer system becomes fragile.

  1. Trojan Virus

This virus appears through the internet and received email. Trojans have the ability to obtain information such as passwords, user habits recorded in the system log, data, and even control the target.

  1. Multipartite Virus

This virus infects certain operating systems and programs which, if left untreated, will compromise the health of RAM and hard disks.

  1. Web Scripting Virus

Web scripting appears when a computer is connected to the internet and interferes with programs on the computer. Actually, Web Scripting is a program code that is used to operate the content on the website and is not a virus. However, because it interferes with it, it is classified as a virus.

  1. FAT Virus

Viruses are hidden in private data storage and are capable of damaging certain files. This virus can hide files so that it appears that the files are lost or deleted.

  1. Memory Resident Virus

This virus infects RAM and computer programs, making laptop performance slow down. This virus is active when the computer is turned on and causes programs to run abnormally.

  1. Companion Virus

This virus interferes with your personal data and hides in the hard disk. It is very difficult to detect because this virus corrupts the fake data format.

  1. Backdoor Virus

This virus is similar to a trojan, but its shape is similar to ordinary files such as games. The name backdoor refers to the mechanism by which a virus can access a system, network, or application.

  1. Directory Virus

This virus makes the computer slow down and can not open the program. This virus also infects files with .exe extension so that files can be lost or error for no reason. When this .exe file works, the virus will be active and infect other files.

  1. Macro Virus

This type of virus with the programming language of an operating system application. This virus usually comes from email and attacks .pps, .xls, or other files. For that, avoid clicking random messages that are not clear.

Around the 2000s, a lot of virus attacks are very detrimental. Some of them are called the most dangerous viruses.

Virus Corona saat ini telah menginfeksi lebih dari 100 negara di dunia dan mengakibatkan 6.400 orang meninggal dunia. WHO pun telah menyatakan virus Corona sebagai pandemi.

Artinya, virus Corona telah menyebar ke hampir seluruh dunia dan populasi dunia kemungkinan akan terkena infeksi dari virus ini. Jadi, sebagian dari populasi dunia akan jatuh sakit.

1.Apakah Coronavirus dan COVID-19 itu?

Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan pada manusia sejak kejadian luar biasa muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19).

2.Apa saja gejala COVID-19?

Gejala umum berupa demam ≥380C, batuk kering, dan sesak napas. Jika ada orang yang dalam 14 hari sebelum muncul gejala tersebut pernah melakukan perjalanan ke negara terjangkit, atau pernah merawat/kontak erat dengan penderita COVID-19, maka terhadap orang tersebut akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya.

3.Bagaimana manusia bisa terinfeksi COVID-19?

Seseorang dapat terinfeksi dari penderita COVID-19. Penyakit ini dapat menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut kemudian jatuh pada benda di sekitarnya. Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut (segitiga wajah), maka orang itu dapat terinfeksi COVID19. Atau bisa juga seseorang terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita. Inilah sebabnya mengapa kita penting untuk menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang sakit. Sampai saat ini, para ahli masih terus melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber virus, jenis paparan, dan cara penularannya. Tetap pantau sumber informasi yang akurat dan resmi mengenai perkembangan penyakit ini.

4.Seberapa bahayanya COVID-19 ini?

Seperti penyakit pernapasan lainnya, COVID-19 dapat menyebabkan gejala ringan termasuk pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam. Sekitar 80% kasus dapat pulih tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari setiap 6 orang mungkin akan menderita sakit yang parah, seperti disertai pneumonia atau kesulitan bernafas, yang biasanya muncul secara bertahap. Walaupun angka kematian penyakit ini masih rendah (sekitar 3%), namun bagi orang yang berusia lanjut, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung), mereka biasanya lebih rentan untuk menjadi sakit parah. Melihat perkembangan hingga saat ini, lebih dari 50% kasus konfirmasi telah dinyatakan membaik, dan angka kesembuhan akan terus meningkat.

5.Apakah antibiotik efektif dalam mencegah dan mengobati COVID-19?

Tidak, antibiotik hanya bekerja untuk melawan bakteri, bukan virus. Oleh karena COVID-19 disebabkan oleh virus, maka antibiotik tidak bisa digunakan sebagai sarana pencegahan atau pengobatan. Namun, jika Anda dirawat di rumah sakit dan didiagnosis COVID-19, Anda mungkin akan diberikan antibiotik, karena seringkali terjadi infeksi sekunder yang disebabkan bakteri.

6.Bagaimana cara mencegah penularan virus corona?

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tertularnya virus ini adalah:

  • Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem imunitas / kekebalan tubuh meningkat. Mencuci tangan secara teratur menggunakan air dan sabun atau handrub berbasis alkohol. Mencuci tangan sampai bersih selain dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan kita, tindakan ini juga me rupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah. Sekitar 98% penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Karena itu, menjaga kebersihan tangan adalah hal yang sangat penting.
  • Ketika batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut Anda dengan tisu atau lengan atas bagian dalam (bukan dengan telapak tangan).
  • Hindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat umum.
  • Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut (segitiga wajah). Tangan menyentuh banyak hal yang dapat terkontaminasi virus. Jika kita menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi, maka virus dapat dengan mudah masuk ke tubuh kita.
  • Gunakan masker penutup mulut dan hidung ketika Anda sakit atau saat berada di tempat umum.
  • Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dengan benar, lalu cucilah tangan Anda.
  • Menunda perjalanan ke daerah/ negara dimana virus ini ditemukan.
  • Hindari bepergian ke luar rumah saat Anda merasa kurang sehat, terutama jika Anda merasa demam, batuk, dan sulit bernapas. Segera hubungi petugas kesehatan terdekat, dan mintalah bantuan mereka. Sampaikan pada petugas jika dalam 14 hari sebelumnya Anda pernah melakukan perjalanan terutama ke negara terjangkit, atau pernah kontak erat dengan orang yang memiliki gejala yang sama. Ikuti arahan dari petugas kesehatan setempat.

Selalu pantau perkembangan penyakit COVID-19 dari sumber resmi dan akurat. Ikuti arahan dan informasi dari petugas kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat. Informasi dari sumber yang tepat dapat membantu Anda melindungi diri Anda dari penularan dan penyebaran virus ini.

Seberapa Baik Bitdefender dalam Melindungi PC Anda?

Keamanan yang ditawarkan oleh sebuah program antivirus adalah aspek yang paling penting. Bitdefender menawarkan beragam jenis keamanan bagi pengguna. Contohnya, perangkat lunaknya menggunakan deteksi ancaman malware aktif. Pengguna juga bisa melakukan pemindaian singkat atau ekstensif. Pemindaian ini bahkan bisa direncanakan terlebih dahulu dan dijadwalkan untuk waktu yang spesifik. Selain itu, Bitdefender menawarakn banyak fitur-fitur keamanan yang sudah dicakup dalam daftar di atas.

Namun, hal terpenting tentang pemindai virus, tentunya, adalah bahwa programnya mendeteksi dan memblokir virus dan malware lain. Dalam bagian-bagian di bawah ini, kami akan melihat seberapa baik Bitdefender dalam melakukan tugas ini.

Deteksi virus dan malware

Menurut tes yang dilakukan oleh AV-Comparatives (AVC), sebuah agensi terkenal di dunia yang melakukan tes berskala besar terhadap solusi keamanan dengan sampel-sampel malware, Bitdefender telah berhasil bekerja secara konsisten sebagai salah satu pilihan terbaik dalam aspek perlindungan malware. Namun, Bitdefender sayangnya sedikit jatuh di antara peringkat tahun 2020. Jika Anda melihat pemain top 17 dalam dunia antivirus, menurut tes AVC, Bitdefender bekerja pas di bawah rata-rata tahun ini. Di bawah ini merupakan hasil tes Bitdefender untuk tahun 2020:

  • Sistem terancam malware: 0,70%
  • Bergantung pada pengguna: 0%
  • Diblokir: 93,30%
  • False Positives: 2

Meskipun Bitdefender bekerja sedikit kurang bagus pada tahun 2020 dibanding tahun-tahun sebelumnya, hasil tesnya tetap menunjukkan bahwa Bitdefender menyediakan tingkat keamanan yang tinggi. Persentase 0,70% untuk “sistem terancam” artinya tes AVC menunjukkan bahwa malware dapat merusak sistem hanya pada 0,7 dari 100 kasus.

Dalam aspek ketergantungan pengguna, Bitdefender mendapat nilai 0%. Ini artinya Bitdefender tidak memberikan pilihan bagi pengguna (yaitu penguji) untuk membuka malware yang sudah terdeteksi di sistem mereka. Dalam bahasa lain, malware yang diblokir sudah dianggap benar-benar tidak berbahaya oleh Bitdefender. Jumlah malware yang diblokir selama tes tahun ini – meskipun sedikit lebih rendah dibanding tahun sebelumnya (99,70%) – cukup tinggi pada angkat 99,30%. Namun, benar adanya bahwa dibanding dengan produk-produk top, Bitdefender bekerja tepat di bawah rata-rata 99,52%.

Dalam aspek false positives, Bitdefender bekerja dengan sangat baik: sekitar empat kali lebih baik dibanding rata-rata tahun ini. Kami perlu mencatat bahwa rata-rata ini lebih berkaitan dengan kemudahan penggunaan dibanding keamanan, tapi angka ini juga menunjukkan akurasi dari sistem pemindaian Bitdefender.

Nilai Keamanan Bitdefender di Tahun-tahun Sebelumnya

Hasil tes AVC bisa sangat beragam dari tahun ke tahun. Maka penting untuk diingat bahwa, untuk tujuh tahun terakhir, Bitdefender secara konsisten berada di peringkat atas dalam aspek mendeteksi malware dan membuatnya tidak berbahaya. Dalam bahasa lain, fakta bahwa Bitdefender sekarang terkesan kinerjanya sedikit di bawah rata-rata bukanlah alasan untuk mempertimbangkan program antivirus ini. Meskipun begitu, pengembangan ini mungkin menarik untuk ahli-ahli keamanan yang sebenarnya.

Pilihan Keamanan Tambahan dari Bitdefender

Mendeteksi dan membuat malware menjadi tidak berbahaya dengan cara pemindaian berkala dan langsung adalah fungsi yang paling penting dari pemindai virus. Namun, ini bukan satu-satunya cara pemindai virus membuat perangkat Anda lebih aman. Tepatnya karena pemindai virus terbaik saat ini sangat mirip satu sama lain dalam aspek nilai keamanan, sehingga mereka menggunakan pilihan keamanan tambahan yang mereka tawarkan sebagai cara untuk membedakan mereka dari pesaing yang lain. Dapat dikatakan bahwa Bitdefender pastinya telah memanfaatkan kesempatan ini. Bitdefender Total Security menawarkan ragam pilihan keamanan tambahan yang banyak. Contohnya, perangkat lunaknya menawarkan firewall dengan jumlah pilihan konfigurasi yang banyak. Selain itu juga menawarkan “pemindaian kerentanan”, yang memberi tahu Anda jika ada kerentanan jaringan, aplikasi atau keamanan di sistem Anda.

Smadav is antivirus software designed to deal with local and international variants of computer viruses circulating in Indonesia. This antivirus software has free and paid versions after previously being a charity software. Smada took its name from the abbreviation of the school name that made it, namely SMA Negeri 2 Palangka Raya, Central Kalimantan, while AV stands for Antivirus. Smadav was created in 2006 by Zainuddin Nafarin when he was still in class XI at SMA Negeri 2 Palangka Raya, Central Kalimantan, thanks to the introduction of the Visual Basic programming language in the school’s computer lab.

Due to the tight schedule in the academic field, Smadav’s development was delayed until 2008, when he started studying at Gadjah Mada University, Yogyakarta. The features offered by this antivirus software include Smad-Lock and SmaRTP. Smad-Lock is a folder that protects files on data storage devices from virus attacks, while SmaRTP is used to prevent virus files from being executed from data storage devices.

Features such as automatic scanning when new flash memory is inserted into your computer can detect viruses right away and prevent them from spreading. As we all know, Flashdisk is the most common medium for spreading viruses from one computer to another. Smadav also cleans viruses that infect your computer and repairs registry changes that have been altered by viruses. Other anti-virus software usually does not clean the registry, so the computer does not return to normal after cleaning the anti-virus software

Can kill local viruses. Although not as powerful as external antivirus software, Smadav is able to eradicate many viruses, especially computer viruses that usually attack computer users in Indonesia, and can be used in conjunction with other antivirus software. If you are not sure about Smadav antivirus or replace it, you can use Smadav in combination with antivirus like Avira, AVG or even Kaspersky, because Smadav contains minimal antivirus that will not burden your PC, and flash drive security is the best. Although sometimes mr. Was very worried about creating Smadlock and autorun.inf folders, but this Smadav app works well because most computer viruses spread faster via flash memory than the internet itself, so it’s great for offline users.

Smadav is not updated frequently and the update method is simple. Infrequent updates do not mean this antivirus software is not good, but one Smadav update does provide many improvements, not only from the database, but also from the Smadav application system itself, cheap Smadav Pro. While there are plenty of pirated Smadav Pro keys online, you have to donate to buy Smadav pro, and you don’t steal the real thing from the smadav programmer other than thanking the creator. Donations are also relatively easy with Smadav Pro compared to buying other antivirus software. You get 10 times better quality and service than the free version of smadav.

Cyber ​​crime is becoming a common occurrence in the digital age and is expected to cause $6 Trillion in financial damage by 2021. Whether it be data leaks, ransomware campaigns or DDoS attacks that shut down entire companies. These threats are growing every day and are putting everyone at risk. And Antivirus is a solution to protect against cyber crimes.

Here are some reasons why antivirus is important

One of the best ways to protect yourself from cyber crimes is to install one of the best antivirus solutions on your computer, tablet PC or smartphone. A good antivirus program will look for cyber security threats. Alerts you of anything deemed suspicious and reduces incoming attacks, which means you don’t have to worry about hackers.

Virus slow down computer

When a computer falls victim to malware, viruses or other types of cyber attacks, its performance will be significantly hindered. Viruses can take up a lot of memory, perform malicious actions in the background, interfere with the way your computer operates, make it difficult to access the internet and cause legitimate applications to crash. Overall, you will find your computer much slower and more difficult to use. But an antivirus solution will prevent this from happening.

Antivirus software can protect data

Hackers are increasingly launching devastating attacks on unsuspecting victims. From spying on social media accounts to sealing their personal information, cyber criminals are causing chaos online. And if they manage to hack into your computer because it’s not safe, they can do a lot more damage. By downloading one of the best antivirus programs, you will always be safe from hacking threats.

Prevent data loss

It is possible that you store a lot of important data on your computing device, from family photos to business documents. If you don’t back up your hard drive and hackers then break your computer, you could end up losing everything on it. Worse, cyber criminals can even tamper with your personal data.

A good antivirus application will keep hackers out of your device and ensure the contents of your computer cannot be deleted, stolen or altered.

Protect from children

The web can be a dangerous place, especially for children. Be it pornography or gambling sites, much of the content found on the internet is not suitable for children. Without antivirus protection, it is possible for children to find websites, search engines, forums, and other internet services that contain inappropriate content and malware. Simply put, antivirus makes the internet safer for kids.

Make sure your device is hack proof

With the increasing risk of cybercrime. Tech companies are increasingly providing their devices and software with built-in security features to protect users from hackers. But unfortunately, perpetrators are constantly developing new methods to sneak past security measures and hack into devices.

If you want to make your device more secure and protect your privacy. Investing in antivirus software is a very good idea. When antivirus is combined with built-in security features. Your device becomes much more powerful and unbreakable by cyber criminals as a result. So much is at stake without an antivirus.

Untuk memastikan privasi dan keamanan online Anda, penting untuk membeli pemindari virus yang bagus, hal yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda. Tapi faktor-faktor apa saja yang perlu diperhatikan saat membeli sebuah program antivirus? Ada sejumlah hal yang mungkin ingin Anda pikirkan. Kami telah membuat daftar beberapa faktor terpenting bagi Anda di bawah ini.

Fitur dan Harga

Lihat beragam fitur yang ditawarkan pemindai virus and periksa jika mereka memenuhi persyaratan and preferensi Anda. Tentu, harga juga menjadi faktor penentu. Seperti banyak program perangkat lunak lain, pemindai virus juga memiliki versi berbayar dan gratisnya.

Layaknya VPN, banyak pemindari virus gratis yang patut dipertimbangkan. Bukan berarti versi gratis memiliki pilihan dan fitur yang sama seperti versi berbayar. Di sebagian besar kasus, pilihan Anda sebenarnya terbatas. Akan tetapi, kami selalu memasukkan versi-versi gratis ke dalam siklus ulasan kami.

Keamanan

Bagaimana dengan jumlah perlindungan yang disediakan oleh sebuah program antivirus guna melawan serangan virus dan malware? Dan bagaimana dengan jumlah file tidak berbahaya yang secara salah dilabel berbahaya?

Untuk menilai beragam pemindai virus, kami telah menguji dan membandingkan hasil kami dengan informasi dari hasil uji komparatif AV. Uji ini kualitasnya paling tinggi dan menawarkan informasi tambahan tentang perbandingan antara satu program antivirus dengan yang lain.

Privasi

Sama pentingnya untuk melihat cara penyedia tersebut menangani data Anda. Ini alasan kami menghabiskan waktu sebanyak mungkin untuk riset tentang kebocoran privasi atau isu lainnya yang mungkin telah terjadi dengan masing-masing penyedia. Pertimbangkan, contohnya, praktek-praktek seperti penjualan ulang data pengguna.

Ramah Konsumen

Tingkat ramah konsumen dari suatu pemindai virus juga penting, khususnya untuk pengguna pemula. Pengunduhan dan pemasangan perangkat lunak seharusnya cepat dan mudah. Setelah dipasang, pemindai virus harusnya melakukan tugasnya secara mandiri. Dan jika Anda ingin mengubah beberapa hal, harusnya tidak terlalu sulit untuk menemukan cara melakukannya.

Ada baiknya juga jika pertanyaan Anda direspon dengan cepat. Maka, kualitas layanan pelanggan yang ditawarkan penyedia juga penting. Hal ini dipertimbangkan dalam penilaian performa kami.

Kecepatan dan Muatan Sistem

Terakhir, perhatikan kecepatan pemindaian. Anda tidak ingin menunggu berjam-jam untuk pemindaian Anda supaya bekerja. Selain itu, muatan sistem pemindaian virus tidak seharusnya memperlambat PC Anda sampai pada titik di mana perangkat Anda hampir tidak bisa lagi digunakan. Sebaliknya, Anda seharusnya tidak menyadari bahwa pemindai virus Anda sedang bekerja. Jadi, penting untuk mengetahui jika sebuah program antivirus akan memperlambat komputer Anda. Untuk mengujinya, kami telah membuka beberapa program saat pemindai virus bekerja, dan melihat persentase dari memori kerja, hard drive dan kapasitas prosesor yang digunakan program antivirus saat bekerja.

Sekilas tentang wabah

Campak merupakan penyakit endemik di Somalia dengan kasus dilaporkan setiap tahun. Pada tahun 2022, antara minggu ke-1 dan ke-9 epidemiologi, secara kumulatif telah dilaporkan 3509 kasus suspek campak dari 18 wilayah di tanah air. Kegiatan respon sedang berlangsung dengan WHO memberikan dukungan teknis pada surveilans, vaksinasi, laboratorium, manajemen kasus, pelatihan petugas kesehatan perawatan dan komunikasi risiko.

Mengingat rendahnya tingkat cakupan vaksinasi dan tingginya prevalensi malnutrisi dan defisiensi vitamin A di antara anak-anak berusia di bawah 5 tahun, risiko campak secara keseluruhan di tingkat nasional dinilai sangat tinggi. Risiko ini semakin diperparah oleh krisis kemanusiaan yang kompleks yang disebabkan oleh konflik dan kekeringan, dan pengungsian terkait.

Ikhtisar wabah

Antara 2 Januari dan 5 Maret 2022, kumulatif 3509 kasus dugaan campak telah dilaporkan dari 18 daerah di negara itu, sebagian besar dari kabupaten yang terkena dampak kekeringan. Dari 18 wilayah tersebut, enam wilayah meliputi Teluk (1194 kasus suspek), Mudug (796 suspek), Banaadir (559 suspek), Bari (277 suspek), Shabelle Bawah (121 suspek), dan Gedo (141 suspek). melaporkan jumlah kasus campak tertinggi. Antara 2 Januari hingga 5 Maret, sebanyak 249 sampel dikumpulkan dan diuji di empat laboratorium di Tanah Air (di Garowe, Hargeisa, Kismayo, dan Mogadishu). Dari sampel tersebut, 57% (142 sampel) dinyatakan positif campak Immunoglobulin M (IgM); 81% berusia kurang dari lima tahun.

Campak endemik di Somalia dan jumlah kasus tahunan telah bervariasi secara substansial dalam beberapa tahun terakhir. Wabah campak terbesar dalam beberapa tahun terakhir tercatat pada 2017 ketika 23039 kasus yang dicurigai dilaporkan di 118 distrik di enam negara bagian federal dan Administrasi Regional Banaadir Somalia. Pada epidemi yang sedang berlangsung di kabupaten yang terkena dampak kekeringan, total 2.596 kasus suspek campak dilaporkan ke WHO pada tahun 2020, sementara total 7.494 kasus suspek campak dilaporkan pada tahun 2021.

Menurut perkiraan nasional WHO-UNICEF tentang cakupan imunisasi, cakupan dengan dosis pertama vaksin yang mengandung campak (MCV1) kurang optimal di Somalia, diperkirakan sekitar 46% selama 10 tahun terakhir. Vaksin yang mengandung campak dosis kedua (MCV2) diperkenalkan ke program imunisasi rutin pada November 2021 – tetapi belum diperkenalkan di Somaliland.

Gambar 1: Kurva epi kasus dugaan campak yang dilaporkan di kabupaten yang terkena dampak kekeringan di Somalia, dari 2020 hingga 5 Maret 2022

Catatan: Data untuk tahun 2022 tidak termasuk kasus suspek baru yang terdeteksi yang menunggu klasifikasi

Gambar-2: Distribusi geografis kasus dugaan campak di Somalia yang dilaporkan dari 2 Januari – 5 Maret 2022

Epidemiologi campak:

Campak adalah penyakit yang sangat menular yang disebabkan oleh virus dalam keluarga paramyxovirus. Hal ini terutama ditularkan melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi, atau secara tidak langsung melalui menghirup udara yang terkontaminasi atau menyentuh permukaan yang terinfeksi. Virus menginfeksi saluran pernapasan, kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

Tanda pertama campak biasanya demam tinggi, yang dimulai sekitar 10 hingga 12 hari setelah terpapar virus dan berlangsung selama empat hingga tujuh hari. Hidung meler, batuk, mata merah dan berair, dan bintik-bintik putih kecil di dalam pipi dapat berkembang pada tahap awal. Setelah beberapa hari, ruam muncul, biasanya di wajah dan leher bagian atas. Selama sekitar tiga hari, ruam menyebar, akhirnya mencapai tangan dan kaki. Ruam berlangsung selama lima sampai enam hari, dan kemudian memudar. Rata-rata, ruam terjadi 14 hari setelah terpapar virus (dalam kisaran 7 hingga 18 hari).

Sebagian besar kematian terkait campak disebabkan oleh komplikasi yang terkait dengan penyakit tersebut. Komplikasi serius lebih sering terjadi pada anak-anak di bawah usia lima tahun atau orang dewasa di atas usia 30 tahun. Komplikasi yang paling serius termasuk kebutaan, ensefalitis (infeksi yang menyebabkan pembengkakan otak), diare parah dan dehidrasi terkait, infeksi telinga, atau infeksi pernapasan parah. seperti pnemonia. Campak parah lebih mungkin terjadi pada anak-anak yang kurang gizi, terutama mereka yang kekurangan vitamin A, atau yang sistem kekebalannya telah dilemahkan oleh HIV/AIDS atau penyakit lainnya.

Tidak ada pengobatan antivirus khusus untuk virus campak. Komplikasi parah dari campak dapat dikurangi melalui perawatan suportif yang memastikan nutrisi yang baik, asupan cairan yang cukup dan pengobatan dehidrasi.

Vaksinasi campak rutin untuk anak-anak, dikombinasikan dengan kampanye imunisasi massal di negara-negara dengan kasus dan tingkat kematian yang tinggi, merupakan strategi kesehatan masyarakat utama untuk mengurangi kematian akibat campak global.
Respon kesehatan masyarakat
Risiko keseluruhan di tingkat nasional dinilai sangat tinggi karena:

• Cakupan vaksinasi yang kurang optimal melalui imunisasi rutin dan kurangnya kegiatan imunisasi tambahan (SIA). SIA terakhir dilakukan lebih dari dua tahun lalu.
• Tingginya tingkat malnutrisi dan defisiensi vitamin A dalam konteks kerawanan pangan yang menyebabkan peningkatan morbiditas dan mortalitas. Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan memperkirakan bahwa 4,5 juta orang di 71 distrik di negara itu menghadapi kerawanan pangan.
• Kekurangan pasokan medis penting untuk pengelolaan kasus campak yang dilaporkan.
• Sistem perawatan kesehatan yang kewalahan dengan kapasitas terbatas untuk menanggapi wabah saat ini.
• Terbatasnya akses ke layanan perawatan kesehatan primer bagi sebagian besar orang yang mengungsi karena kekeringan.
• Keterlambatan dalam deteksi dan respons terhadap peringatan karena sistem surveilans penyakit terintegrasi yang tidak optimal dan kurangnya pelaporan di Jaringan Peringatan Dini dan Respons (EWARN) yang kemungkinan akan menyebabkan kantong penularan yang tidak terdeteksi.
• Kapasitas laboratorium terbatas karena hanya empat laboratorium di Tanah Air yang melakukan uji konfirmasi campak.
Risiko keseluruhan di tingkat regional dinilai sedang karena pergerakan orang yang tidak terbatas antara Somalia dan negara-negara tetangga (Ethiopia, Kenya, dan Djibouti) di mana cakupan vaksinasi juga kurang optimal.

Risiko keseluruhan di tingkat global dinilai rendah mengingat kapasitas respons yang ada.

saran WHO
Vaksinasi: Meningkatkan vaksinasi campak rutin untuk anak-anak dan melakukan kampanye imunisasi massal tanggap wabah adalah strategi kunci untuk pengendalian epidemi yang efektif dan mengurangi kematian.

WHO mendesak semua Negara Anggota untuk:
Pastikan cakupan imunisasi rutin dengan MVC1 dan MVC2 minimal 95%.
Melakukan kampanye imunisasi campak massal berkualitas tinggi di negara-negara dengan cakupan vaksin rendah, mengoptimalkan peluang untuk integrasi.
Memastikan surveilans berbasis kasus campak berkualitas tinggi sebagai strategi penting untuk pengendalian wabah, deteksi dini dan konfirmasi kasus campak untuk memastikan manajemen kasus yang tepat waktu dan tepat untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas dan memungkinkan penerapan strategi kesehatan masyarakat yang tepat untuk mengendalikan penularan lebih lanjut.
Di negara-negara yang sedang dalam fase eliminasi, memberikan respon cepat terhadap kasus campak impor melalui pengaktifan tim respon cepat untuk menghentikan penularan.
Berikan suplementasi vitamin A untuk semua anak di atas usia enam bulan yang didiagnosis campak untuk mengurangi komplikasi dan kematian (dua dosis 50.000 IU untuk anak <6 bulan, 100.000 IU untuk anak usia 6-12 bulan
, atau 200 000 IU untuk anak usia 6-12 bulan). 000 IU untuk anak usia 12-59 bulan, segera setelah diagnosis dan pada hari berikutnya).


Perjalanan atau perdagangan internasional: WHO tidak merekomendasikan pembatasan perjalanan dan perdagangan berdasarkan informasi yang tersedia

Situasi sekilas

Pada 25 April 2022, Komisi Kesehatan Nasional Republik Rakyat Tiongkok memberi tahu WHO tentang satu kasus terkonfirmasi infeksi virus flu burung A (H3N8) pada manusia. Kasus ini tampaknya menjadi kasus pertama yang dilaporkan dari infeksi manusia dengan virus flu burung A(H3N8). Belum ada kasus lebih lanjut yang terdeteksi di antara kontak dekat. Penyelidikan epidemiologi dan virologi lebih lanjut dari peristiwa ini sedang berlangsung. Saat ini informasi epidemiologi dan virologi yang tersedia terbatas menunjukkan bahwa virus flu burung A(H3N8) ini belum memiliki kemampuan penularan berkelanjutan di antara manusia, oleh karena itu, risiko penyebaran penyakit pada manusia di tingkat nasional, regional dan internasional dinilai rendah.

Deskripsi kasus

Pada 25 April 2022, Komisi Kesehatan Nasional Republik Rakyat Tiongkok memberi tahu WHO tentang satu kasus terkonfirmasi infeksi virus flu burung A (H3N8) pada manusia. Kasusnya adalah seorang anak laki-laki berusia 4 tahun dari Provinsi Henan. Dia mengalami demam, batuk, sesak napas pada 5 April 2022, dan dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis pada 10 April 2022 dengan pneumonia berat dengan gagal napas. Kasus ini kemudian dipindahkan ke ICU di mana antivirus diberikan. Sampel yang dikumpulkan dari pasien setelah rawat inap diuji untuk virus pernapasan (termasuk influenza) dan influenza A (H3N8) terdeteksi di beberapa sampel. Tidak ada virus pernapasan lain yang terdeteksi.

Pada 24 April 2022, Pusat Influenza Nasional dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok menguji spesimen yang dikirim dari Provinsi Henan. Ini menegaskan bahwa virus influenza A dalam sampel adalah subtipe A(H3N8) dan semua gen berasal dari unggas.

Sebelum sakit, pasien mengkonsumsi ayam yang dipelihara di halaman belakang tetapi tidak terpapar langsung sebelum sakit. Pengamatan klinis dan pengambilan sampel dari kontak dekat kasus, lingkungan, pasar unggas lokal, dan habitat burung liar dilakukan, dan tidak ditemukan infeksi atau gejala penyakit. Penyelidikan epidemiologi dan virologi lebih lanjut (yaitu, pengujian hewan dan lingkungan) dari peristiwa ini sedang berlangsung.

Epidemiologi

Kasus ini tampaknya menjadi kasus pertama yang dilaporkan dari infeksi manusia dengan virus flu burung A(H3N8). Belum ada kasus lebih lanjut yang terdeteksi di antara kontak dekat. Masih terbatasnya informasi tentang keterkaitan virus yang menginfeksi kasus ini dengan virus avian influenza A(H3) lain yang beredar pada hewan.

Virus influenza tipe A diklasifikasikan ke dalam subtipe menurut protein permukaan virus yang berbeda hemagglutinin (HA) dan neuraminidase (NA). Sejauh ini, terdapat 18 subtipe hemagglutinin yang berbeda dan 11 subtipe neuraminidase yang berbeda, dengan hanya beberapa subtipe ini yang beredar pada manusia (flu musiman). Tergantung pada hospes asalnya, virus influenza A juga dapat diklasifikasikan sebagai flu burung, influenza babi, influenza manusia, dll., atau jenis virus influenza hewan lainnya. Ketika virus influenza hewan menginfeksi manusia, ini disebut infeksi zoonosis.

Infeksi influenza tipe A zoonosis dapat menyebabkan penyakit mulai dari infeksi saluran pernapasan atas ringan (demam dan batuk) hingga perkembangan cepat menjadi pneumonia berat, sindrom gangguan pernapasan akut, syok, dan bahkan kematian.

Dalam hal penularan, infeksi pada manusia dengan virus flu burung dan virus zoonosis lainnya, meskipun jarang, telah dilaporkan. Infeksi pada manusia terutama didapat melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi atau lingkungan yang terkontaminasi tetapi tidak menghasilkan transmisi yang efisien dari virus ini di antara manusia. Faktor risiko utama untuk infeksi pada manusia tampaknya adalah paparan langsung atau tidak langsung terhadap hewan yang terinfeksi atau lingkungan yang terkontaminasi, seperti pasar burung hidup. Pemotongan, pemotongan, penanganan bangkai unggas yang terinfeksi, dan mempersiapkan unggas untuk konsumsi juga mungkin menjadi faktor risiko.

Virus flu burung A(H3N8) umumnya terdeteksi secara global pada hewan dan merupakan salah satu subtipe yang paling sering ditemukan pada burung liar, menyebabkan minimal atau tidak ada tanda penyakit pada unggas domestik atau burung liar. Peristiwa penularan lintas spesies virus flu burung A(H3N8) telah dilaporkan untuk berbagai spesies mamalia, misalnya, virus A(H3N8) dari garis keturunan kuda dan anjing menyebabkan wabah berturut-turut pada kuda dan anjing.

Respon kesehatan masyarakat
Pemerintah Tiongkok telah mengambil langkah-langkah pemantauan, pencegahan, dan pengendalian sebagai berikut:

Petugas kesehatan dengan pakaian pelindung bersiap untuk membakar bebek setelah memusnahkan bebek (Gambar perwakilan dari AP)

Pengujian kontak dekat, hewan, dan lingkungan sekitar casing;
Melakukan penilaian risiko;
Memperkuat pencegahan dan pengendalian bersama;
Penguatan surveilans dan penyelidikan epidemiologi;
Perawatan pasien;

Melakukan penelitian tentang asal usul penyakit;
Kegiatan komunikasi risiko publik untuk meningkatkan kesadaran publik dan penerapan langkah-langkah perlindungan diri.
penilaian risiko WHO
Saat ini, informasi epidemiologi dan virologi yang terbatas menunjukkan bahwa virus flu burung A(H3N8) ini belum memiliki kemampuan untuk menularkan secara berkelanjutan di antara manusia. Oleh karena itu, risiko penyebaran penyakit di tingkat nasional, regional dan internasional dinilai rendah. Namun, kasus manusia sporadis lebih lanjut dapat diharapkan selama virus terus terdeteksi pada populasi unggas. Informasi tambahan dari investigasi dan studi manusia dan hewan diperlukan untuk menilai lebih baik risiko saat ini yang ditimbulkan terhadap kesehatan masyarakat.

Penilaian risiko akan ditinjau jika informasi epidemiologi atau virologi lebih lanjut menunjukkan kemungkinan penularan dari manusia ke manusia.

saran WHO
Pencegahan: Negara-negara harus meningkatkan kesadaran publik untuk menghindari kontak dengan lingkungan berisiko tinggi seperti pasar/peternakan hewan hidup dan unggas hidup atau permukaan yang mungkin terkontaminasi oleh unggas atau kotoran burung.

Tindakan perlindungan pribadi meliputi:

Mencuci tangan secara teratur dengan mengeringkan tangan dengan benar
Kebersihan pernapasan yang baik – menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, menggunakan tisu dan membuangnya dengan benar
Isolasi diri sejak dini bagi mereka yang merasa tidak sehat, demam, dan memiliki gejala influenza lainnya
Menghindari kontak dekat dengan orang sakit
Menghindari menyentuh mata, hidung, atau mulut seseorang
Perlindungan pernapasan saat lingkungan berisiko
Tindakan pencegahan dan pengendalian infeksi yang tepat dalam pengaturan perawatan kesehatan harus selalu diterapkan. Petugas kesehatan yang melakukan prosedur yang menghasilkan aerosol harus menggunakan tindakan pencegahan melalui udara. Kewaspadaan kontak dan droplet standar dan alat pelindung diri (APD) yang sesuai harus tersedia selama epidemi.

Wisatawan ke negara-negara dan orang-orang yang tinggal di negara-negara dengan wabah flu burung yang diketahui harus, jika mungkin, menghindari peternakan unggas, kontak dengan hewan di pasar unggas hidup, memasuki area di mana unggas dapat disembelih, dan kontak dengan permukaan apa pun yang tampaknya terkontaminasi. kotoran unggas atau hewan lain. Keamanan pangan dan praktik kebersihan yang baik harus diikuti. Pelancong yang kembali dari daerah yang terkena dampak harus melapor ke layanan kesehatan setempat jika gejala pernapasan terinfeksi virus influenza zoonosis.

Pengawasan: Karena sifat virus influenza yang terus berkembang, WHO terus menekankan pentingnya pengawasan global untuk mendeteksi perubahan virologis, epidemiologis, dan klinis yang terkait dengan virus influenza yang bersirkulasi yang dapat mempengaruhi kesehatan manusia (atau hewan) serta penyebaran virus dan informasi yang tepat waktu. untuk penilaian risiko. Penyelidikan menyeluruh terhadap setiap infeksi manusia dan penyebaran virus secara tepat waktu dengan Pusat Kolaborasi WHO untuk referensi dan penelitian tentang influenza dan karakterisasi genetik dan antigenik sangat penting.

Peraturan Kesehatan Internasional: Semua infeksi manusia yang disebabkan oleh subtipe baru virus influenza dapat diberitahukan di bawah Peraturan Kesehatan Internasional (IHR, 2005). Sebuah virus influenza A baru dianggap berpotensi menyebabkan pandemi, dan Negara-Negara Anggota harus segera memberi tahu WHO tentang kasus infeksi manusia yang disebabkan oleh virus influenza A yang telah dikonfirmasi laboratorium. Peristiwa ini tidak mengubah rekomendasi WHO saat ini tentang tindakan kesehatan masyarakat dan pengawasan influenza.

Perjalanan atau perdagangan internasional: WHO tidak merekomendasikan pembatasan perjalanan dan/atau perdagangan apa pun berdasarkan informasi yang tersedia saat ini.

Bitdefender is an anti-virus application that provides advanced protection against Internet-based threats. You can choose between Bitdefender anti-virus Plus, Bitdefender Internet Security and Bitdefender Total security. All of these programs have similar features which are discussed below. In addition to these features Bitdefender Internet Security and Bitdefender Total security provide you with a Two-way Firewall, which monitors your Internet connection and prevents unauthorized access, parental controls, which allow you to block inappropriate content, and an Antispam cloud, which prevents email spam reaches the inbox. Bitdefender Total Security also has secure online storage, anti-theft tools and file encryption features.

The best protection. Best performance.
The main asset of Bitdefender is the level of security it provides. You can browse the Web without having to worry about various online infections. With Bitdefender’s Safepay online transactions are a safe and fast process. Anti-malware also protects your social network accounts. It blocks malicious links that you may be exposed to on Facebook, Twitter and other popular sites. Apart from that, the software also checks the links provided to you in Google and Bing search results. It blocks access to broken links that you click. The anti-phishing feature analyzes the sites you open and blocks pages that support virtual credit card fraud and phishing.
Other important features of the utility are Scanner, Active Virus Control and Help Mode. The vulnerability scanner quickly alerts you of vulnerable software, potentially unsafe settings and missing security patches for Windows. Active Virus Control is a detection technology that monitors the behavior of processes in real time and tags questionable activities. Help mode restarts your computer in a trusted environment which is used for cleaning in case a malicious threat manages to infiltrate your PC.
Bitdefender presents your security status of the past week in a security report. This report consists of fixed problems, freed up space, optimized applications, etc. Security Widget, on the other hand, allows you to monitor security-related tasks and quickly scan files for viruses right from your desktop.
Utilities don’t bother you unnecessarily. It blocks notifications when you are playing games, watching videos or working. Anti-malware does not affect the speed of your system, in fact, an innovative technology that improves the performance of your computer. If any program is slowing down your PC, Bitdefender’s OneClick Optmizer will run every known optimization freeing up disk space and speeding up your system.
When it comes to helping and supporting, Bitdefender does not disappoint. You can find the necessary information on the Bitdefender support center site useful topics and coherent explanations. Customer support can be reached by phone, email or online chat 24/7.

Bitdefender Anti Virus is a reliable utility that has many useful features. Provides advanced protection against various malicious threats, keeps your PC clean and improves its performance. Bitdefender is one of the best security suites on the antivirus market today.

Jika ingin komputer, HP, atau perangkat lain milik Anda yang terhubung ke internet tetap aman, Anda akan perlu perangkat lunak antivirus yang bagus. Perangkat lunak antivirus menemukan, menghentikan dan menghapus beragam jenis malware sehingga mereka tidak dapat mengakses sistem Anda. Alhasil, semakin kecil kemungkinan Anda menjadi korban dari spyware, keyloggers atau trojans.

Semua yang Perlu Anda Tahu tentang Perangkat Lunak Antivirus

Dunia online penuh dengan kesempatan dan juga bahaya. Penjahat cyber yang berusaha mencuri data Anda, virus yang tanpa disadari dimuat ke perangkat Anda…, dan banyak hal lain. Malware memiliki banyak bentuk dan ukuran. Ada trojans, computer worms dan keyloggers, contohnya. Atau, bahkan yang lebih populer, spyware dan virus komputer.

Percaya bahwa bukan berarti Anda tidak berdaya. Pemindai virus, juga yang disebut perangkat lunak antivirus atau program antivirus, membantu Anda dalam menemukan dan menghapus malware dari komputer Anda. Dan jika Anda juga memiliki firewall yang bagus, virus dan bahaya lain lebih kecil kemungkinannya untuk masuk ke komputer Anda via internet.

Ingin tahu lebih banyak tentang perangkat lunak antivirus, cara kerjanya, dan mengapa hal tersebut penting? Maka baca artikel-artikel informatif kami di bawah ini.

Perangkat Lunak Antivirus Di Semua Perangkat Anda

Sebagian besar laptop dan desktop memiliki firewall sendiri. Relatif mudah juga untuk mengunduh program antivirus ke perangkat-perangkat ini. Tapi tidak berhenti di situ saja: seberapa sering Anda di internet menggunakan smartphone Anda? Virus juga dapat masuk sistem Android atau iOS Anda. Maka, sangat penting untuk melindungi pula HP dan perangkat lain milik Anda. Tapi bagaimana cara mengetahui perangkat lunak antivirus mana yang terbaik untuk Anda?

Ulasan Perangkat Lunak Antivirus

Ada beberapa pemindai virus yang dapat membantu supaya perangkat Anda tetap aman. Seperti layaknya VPN, penting untuk menentukan pilihan yang tepat. Pada dasarnya, Anda tidak ingin memiliki pemindai virus yang menyusahkan ketimbang bermanfaat. Pemindai virus yang bagus bekerja secara efisien dan efektif tanpa mengganggu Anda. Bahkan seharusnya Anda tidak sadar sudah memiliki pemindai virus. Sayangnya, beberapa perangkat lunak antivirus dapat sangat memperlambat komputer Anda, tentunya hal ini tidak ideal. Ada pun pemindai virus (gratis) di luar sana yang tidak menghargai privasi Anda atau mereka sebenarnya sejenis malware. Tentunya, Anda ingin menghindari jenis program seperti ini. Tetap saja, program antivirus yang bagus sangat penting. Untuk memastikan bahwa program yang dipasang di perangkat Anda tepat, kami telah menguji sejumlah program antivirus populer. Kami telah melihat secara dalam program gratis yang populer, seperti Avast Free dan AVG Antivirus, begitu pula dengan perangkat lunak berbayar, seperti Bitdefender dan Kaspersky. Dengan begitu kami dapat memberi tahu Anda dengan yakin jika sebuah program tertentu merupakan pilihan yang bagus atau tidak. Klik di bawah untuk melihat gambaran luasnya!